Wartawati Cantik Ini Diperkosa Sebelum Dibunuh - Ribuan orang melakukan aksi unjuk rasa di sejumlah jalan-jalan di Melbourne, Australia, untuk mengenang jurnalis perempuan Jill Meagher yang tewas setelah diperkosa oleh pria bernama Adrian Ernest Bayley (41). Demikian diberitakan Daily Mail, Senin (1/10/2012).
Home› Archives for October 2012
Wednesday, October 17, 2012
Perda Walet Bontang Perlu Direvisi
Perda Walet Bontang Perlu Direvisi - Juru bicara Asosiasi Pewalet Bontang, H Rustam saat dikonfirmasi menyambut baik usulan pemerintah merevisi Perda No 4/2010 tentang Pengelolaan dan Pengusahaan Sarang Burung Walet.
Labels:
Bontang,
Iklan Rumah,
Kontrakan,
Rumah Murah,
Sewa Rumah
RSUD Taman Husada Bontang Naikkan Tarif
RSUD Taman Husada Bontang Naikkan Tarif - Rencana manajemen RSUD Taman Husada Bontang menaikkan tarif layanan RSUD, akhirnya mendapat dukungan DPRD setempat. Anggota Komisi I DPRD Bontang, Ubayya Bengawan meminta agar Pemerintah segera menerbitkan Peraturan Walikota (Perwali) yang mengatur soal kenaikan tarif RSUD.
Labels:
Bontang,
Iklan Rumah,
Kontrakan,
Rumah Murah,
Sewa Rumah
ABG Ini Tewas Usai Kencan
ABG Ini Tewas Usai Kencan - Winda Leksa alias SInar (16) ditemukan tewas dengan mulut berbusa di dalam kamarnya di sebuah salon kecantikan tempatnya bekerja di bilangan Jalam Husain Jeddawi Kelurahan Macege, Kecamatan Taneteriattang, Senin (8/10/2012).
Labels:
Bontang
EO Bontang Expo Bantah Lakukan Pungli
EO Bontang Expo Bantah Lakukan Pungli - Penyelenggara Bontang City Expo 2012 membantah keras adanya dugaan pungli terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Lapangan Bessai Berinta.
Labels:
Bontang,
Iklan Rumah,
Kontrakan,
Rumah Murah,
Sewa Rumah
Wawali Bontang Optimis Daya Serap APBD Capai 80 Persen
Wawali Bontang Optimis Daya Serap APBD Capai 80 Persen - Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Udin Dohang
TRIBUNNEWS.COM, BONTANG -- Wakil Walikota Bontang Isro Umarghani tetap optimis daya serap anggaran tahun ini, bisa mencapai 80 persen. Kendati daya serap APBD 2012, pada semester tergolong rendah, Isro optimis menjelang akhir mayoritas program di SKPD akan terlaksana.
"Kami sudah melakukan evaluasi, memang ada sejumlah program yang akan diluncurkan ke 2013, tapi secara keseluruhan kita tetap optimis daya serap APBD tahun ini diatas 80 persen," ujar Wawali, saat memberikan penjelasan pada rapat kerja DPRD dengan Pemerintah, Senin (1/10/2012).
Menurut Isro, berdasarkan hasil Rapat Pengendalian Operasional Kegiatan (Radalog) yang digelar pemerintah belum lama ini, mayoritas SKPD (Satuan Kerja Perangkat Dinas) dipastikan bisa menyerap 100 persen anggaran yang sudah dialokasikan.
Kecuali 8 SKPD, diantaranya, kantor Perpustakaan dan Arsip dengan saya serapan anggaran baru mencapai 21 persen, Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Disperindakop, dan Rumah Sakit Umum Daerah. "Nilainya belum bisa dipastikan, tapi memang ada sejumlah program yang positif akan diluncurkan ke APBD murni 2013," katanya.
Dijelaskan, sejumlah kendala teknis yang menghambat realisasi program, yakni proyek gagal lelang, waktu pekerjaan yang tidak mencukupi, dan adanya proyek fisik yang tidak memiliki konsultan. "Jadi kendala yang menjadi penyebab sehingga proyek tidak bisa direalisasikan cukup beragam. Ada proyek yang tidak bisa dilaksanakan hanya karena konsultan pengawasnya tidak ada memenuhi kualifikasi," paparnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Bontang Neni Moerniaeni yang memimpin jalan rapat justru mengaku pesimis daya serap APBD bisa mencapai 80 persen. Alasannya, Dinas PU sebagai lokomotif pembangunan fisik hingga kini belum menunjukkan kinerja yang baik. Terbukti, hingga memasuki triwulan ke-3, tahun ini, daya serap anggaran pada Dinas PU baru mencapai 22,6 persen.
"Saya pribadi optimis daya serap anggaran kita bisa mencapai 80 persen, kalau kinerja Dinas PU tidak segera dibenahi," beber Neni.
Ia mengingatkan agar pemerintah tidak hanya fokus pada penyerapan anggaran. Ia berharap, pengelolaan APBD 2012 menjadi lebih baik, terutama penyaluran bantuan sosial dan hibah. "Harapan saya tidak adalagi Bansos dan hibah yang jadi temuan BPK," pungkasnya.
Labels:
Bontang
Subscribe to:
Posts (Atom)